Nyadran Agung 2017

Sabtu, 20 Mei 2017 16:46:07 - Oleh : Perenc keu

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo kembali menyelenggarakan Nyadran Agung pada Sabtu (20/5) yang dipusatkan di Alun-alun Wates. Nyadran sendiri sebenarnya merupakan tradisi masyarakat Jawa yang dilaksanakan bulan Sya’ban menurut penanggalan Islam, dan bulan Ruwah dalam penanggalan masyakat Jawa, dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan. Dalam tradisi ini biasanya masyarakat berkumpul di suatu tempat dengan membawa makanan, kemudian melaksanakan tahlil dan doa yang dilanjutkan makan bersama. Ritual ini kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam kerabat atau tokoh masyarakat.

Kegiatan Nyadran Agung tahun 2017 yang diselenggarakan pemerintah Kabupaten Kulon Progo diikuti oleh perwakilan dari OPD, BUMN, BUMD, perwakilan 87 desa, dan 1 kelurahan serta organisasi masyarakat. Inspektorat Daerah Kabupaten Kulon Progo sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD), turut berpartisipasi dalam acara ini. Pada acara Nyadran Agung ini, Inspektorat Daerah dipimpin langsung oleh Inspektur, Drs. Riyadi Sunaro. Acara dimulai dengan kirab dari Gedung DPRD Kabupaten Kulon Progo dan finish di Alun-Alun Wates. Kirab yang menjadi acara puncak ini, menampilkan 20 gunungan, beberapa di antaranya tumpeng, hasil bumi, dan gunungan berisi 999 apem.

Rangkaian Nyadran Agung akan ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk, oleh dalang cilik dari Sogan, Wates yaitu Helmy, dengan lakon Laire Gatot Kaca dan Ki Sumono dengan lakon ‘Tresno Gugah”.

« Kembali | Kirim | Versi cetak