Gelar Pengawasan Daerah Inspektorat DIY

Kamis, 20 Juli 2017 16:30:03 - Oleh : Perenc Keu

Transformasi dari paradigma lama menuju paradigm baru internal auditor di lingkungan Inspektorat yang ditandai ditandai dengan perubahan proses bisnis yang benar dengam mengedepankan pendekatan Risk Based Audit, menjadi topik utama paparan yang disampaikan oleh Plt. Inspektur Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam acara Gelar Pengawasan Daerah dan Pemutakhiran Data Tindak Lanjut, yang diselenggarakan pada Kamis (20/7) di Aula Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara dihadiri Seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Propinsi DIY, dan Perwakilan dari Inspektorat Daerah se-propinsi DIY. Selain Plt. Inspektur, narasumber lain yakni dari Itjen Kemendagri juga menyampaikan paparannya dalam acara tersebut.

 

Lebih jauh dalam paparannya, Plt. Inspektur Propinsi DIY, Dra. Kristiana Swasti, M.Si, menyampaikan bahwa sikap auditor terhadap auditi pun harus diubah. Auditor yang dulunya dipersepsikan tukang mencari-cari kesalahan, sekarang harus diubah untuk dapat menjadi mitra bagi auditi dalam mencari penyelesaian yang bersifat konstruktif. Terkait dengan tindak lanjut hasil pemeriksaan reguler atas pelaksanaan APBD 2016, dari 835 temuan dan rekomendasi, telah selesai ditindaklanjuti sebanyak 788 temuan, dalam proses tindak lanjut sebanyak 19 temuan dan belum ditindaklanjuti sebanyak 28 temuan. Selanjutnya sebagai hasil evaluasi, kedepannya peran inspektorat diharapkan meningkatkan efektifitas pengawasan yang tidak dinilai dari jumlah temuan, mengedepankan fungsi konsultasi, penguatan SPIP dan pendampingan quality assurance.

 

Sementara dalam paparannya, Itjen Kemendagri menyampaikan rekapitulasi temuan, saran dan rekomendasi atas hasil pemeriksaan terhadap 7 OPD dan 1 PTSP, yang sebagian besar sudah ditindaklanjuti. Terkait beberapa temuan, saran dan rekomendasi, yang belum selesai, diharapkan bagi OPD yang bersangkutan agar segera mengambil langkah-langkah konkrit untuk penyelesaian tindak lanjut. Untuk pemutakhiran data tindak lanjut akan dilanjutkan pada hari Jum’at (21/7).

« Kembali | Kirim | Versi cetak